A Thousand Splendid Suns, Khaled Hosseini, p.[43-44]

>>Lalu, dia mencerca Mariam.
>>”Betapa bodohnya kau ini! Kau pikir kau berarti baginya, bahwa kau diharapkan di rumahnya? Kau pikir dia menganggapmu anaknya? Bahwa dia akan menerimamu di rumahnya? Aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu. Hati pria sangatlah terkutuk, Mariam. Berbeda dengan rahim ibu. Rahim tak akan berdarah ataupun melar karena harus menampungmu. Akulah satu-satunya orang yang mencintaimu. Hanya akulah yang kau miliki di dunia ini, Mariam, dan kalau aku mati, kau tak akan punya siapa-siapa lagi. Tak akan ada siapa pun yang peduli padamu. Karena kau tak berarti!”

A Thousand Splendid Suns, Khaled Hosseini, p.[43-44] —

One Response to “A Thousand Splendid Suns, Khaled Hosseini, p.[43-44]”

  1. iraw Says:

    waw…artikelnya sangat menarik, sangat memotivasi, saya pernah mengunjungi yang berisi kata-kata bijak yang sangat inspirational ini linknya silahkan dikunjungi http://www.mywiseword.wordpress.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.